Kegiatan Seleksi Calon Anggota Paskibraka Tingkat Kabupaten di Masa Pandemi Covid 19 Kabupaten Sleman tahun 2020

0
312

Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Sleman memiliki urusan Pemerintah dibidang Pembinaan Kepemudaaan dan Keolahragaan, yang sebagian besar berhubungan dengan jumlah massa yang tidak sedikit, baik kegiatan kepemudaan dari pembinaan budi pekerti, kepribadian, karakter, kewirausahaan maupun hal yang sifatnya fasilitasi ekspresi minat bakat dan gelora muda, sementara di olahraga berupa fasilitasi olahraga masyarakat, latihan, seleksi, even termasuk pekan olahraga, gala, turnamen dan sportourism.

Dimasa pandemic Covid 19  salah satu kegiatan yang tetap dilaksanakan adalah melanjutkan kegiatan seleksi calon anggota Paskibraka tingkat Kabupaten  hasil seleksi 3 wilayah (Kabupaten pada seleksi awal dibagi 3 wilayah seleksi, wilayah barat, tengah dan timur) yang telah dilaksanakan pada bulan Februari-Maret 2020.

Ditengah ketidak pastian belum adanya upacara bendera atau upacara dengan format yang berbeda, termasuk adanya surat dari Kemenpora tentang tidak adanya Paskibraka di tingkat pusat, seleksi tingkat Kabupaten dilaksanakan antara lain dengan tujuan:

  1. Mempersiapkan calon petugas apabila upacara peringatan hari kemerdekaan RI ke 75 tingkat Kabupaten Sleman diadakan dan tetap memerlukan petugas dari unsur pelajar.
  2. Mempersiapkan calon petugas yang siap untuk mendukung kegiatan dan even selain upacara  yang diperlukan Pemerintah Daerah untuk mendukung terciptanya kehidupan normal baru di berbagai bidang
  3. Membentuk calon pemimpin yang memiliki karakter, akhlak yang baik, rasa nasionalisme yang kuat dan pengabdian tanpa pamrih

Dispora dalam melaksanakan hal ini juga memiliki beberapa pertimbangan rasional dengan situasi dan juga  selaras dengan visi menuju Sleman smart regency (Kabupaten cerdas) antara lain :

  1. Pemerintah Daerah perlu mewadahi ekspresi kecerdasan istimewa, minat bakat dan kesungguhan para pemuda sesuai kemampuan Daerah dan regulasi yang berlaku
  2. Melakukan survey tentang keseriusan peserta untuk melanjutkan seleksi tingkat kabupaten dengan hasil 98,4 %  berkeinginan melanjutkan meski memiliki kemungkinan tidak bertugas di upacara bendera 17 Agustus 2020.
  3. Memiliki rekomendasi dari Pemerintah Daerah, dengan memperhatikan dari tim gugus tugas pencegahan covid 19 tingkat Kabupaten, unsur TNI dan POLRI serta instansi terkait lain
  4. Meletakkan dasar untuk sistem penilaian yang lebih kompleks dan terukur sehingga data nilai  langsung bisa terkompilasi
  5. Sesuai dengan regulasi bahwa Pembina Paskibraka  menjadi tanggung jawab organisasi perangkat Daerah yang membidangi urusan kepemudaan, TNI POLRI dan dapat dibantu unsur lainnya
  6. Bukti apresiasi Pemerintah Daerah (SK/ piagam/ sertifikat) untuk para pemuda memiliki nilai tersendiri bagi calon peserta bersangkutan, termasuk kemungkinan menjadi nilai tambah dalam proses belajar atau mencari pekerjaan.

Sesuai rencana pada tanggal 24 dan 25 Juni 2020 telah dilaksanakan uji ketahanan fisik bagi 200 peserta, terdiri dari 100 putra dan 100 putri dan akan dilanjutkan pada tanggal 29 Juni 2020 bagi yang telah lolos dalam kategori 100 terseleksi,  dengan ujian tulis yang meliputi wawasan kebangsaan dan ideologi, pengetahuan umum,  dan budaya, bahasa inggris  serta pemahaman kedaerahan. Ujian fisik dan tertulis diperlukan agar terpilih pemuda yang memiliki kemampuan  fisik dan pengetahuan yang memadai.

Sesuai Peraturan Menteri Pemuda dan Olahraga nomor 14 tahun 2017 tentang perubahan atas Permenpora nomor 0065 tahun 2015 tentang penyelenggaraan kegiatan pasukan pengibar bendera pusaka, tim penilai di Kabupaten Sleman dilaksanakan  sesuai kebutuhan daerah bersama dengan TNI dan POLRI, tenaga medis, dan organisasi perangkat daerah yang terkait.

Hal lain yang sangat berbeda, pelaksanaan dilaksanakan sesuai standar protokol pencegahan covid dengan ketat sejak pengaturan awal kedatangan dan pengelompokan, kebersihan, jarak dan minimalisasi kerumunan dengan memulangkan per kelompok segera setelah pelaksanaan selesai. 

Hal lain yang diapresiasi pada seleksi kali ini adalah bahwa para peserta tetap bersemangat meskipun sudah diberitahu  sejak awal bahwa calon terpilih belum tentu bertugas di upacara Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia 17 Agustus 2020 apabila kondisi karena pandemic covid 19 belum memungkinkan dilakukan upacara seperti sebelumnya.

Perjuangan yang benar-benar tanpa pamrih, semoga mereka semua menjadi pemimpin masa depan Indonesia di masa depan.

Tetap aktif di masa pandemi dengan protokol kesehatan dan PHBS,  Salam pemuda.

    

Tinggalkan Komentar