DISPORA SLEMAN MENGGELAR LOMBA BAND AKUSTIK

0
245

Sleman-Era milenial dengan serba gadget membawa pengaruh besar terhadap kebudayaan masyarakat hampir diseluruh masyarakat. Perkembangan teknologi informasi yang sangat pesat memungkinkan segala informasi untuk diakses secara cepat oleh siapapun di dunia ini terutama dengan keberadaan internet. Namun sayangnya tidak sedikit dampak negatif yang ditimbulkan dari perkembangan teknologi tersebut diantaranya adalah informasi yang diakses tidak hanya yang positif saja melainkan informasi-informasi yang negatif yang sedikit banyak bisa membawa pengaruh terhadap kebudayaan masyarakat Indonesia terutama generasi muda. Hal ini disebabkan karena tidak adanya kontrol terhadap perkembangan era globalisasi tersebut serta kurangnya wadah bagi para generasi muda untuk menuangkan ide kreatif yang mereka miliki.

Akustik merupakan salah satu jenis musik yang sopan, santai dan penuh makna serta banyak manfaat psikologis yang bisa didapatkan dari akustik tersebut. Karena musiknya yang santai dan sopan dapat dipastikan bahwa hampir di seluruh kegiatan pagelaran musik akustik tidak ada yang namanya keributan diantara para penonton. Namun selama ini apresiasi terhadap musik akustik sangat kurang diakibatkan banyak genre musik lain yang lebih digandrungi dan mendapatkan porsi yang lebih besar di masyarakat.

Dispora Sleman merupakan salah satu OPD di Kabupaten Sleman yang sangat mengapresiasi terhadap seni musik khususnya musik akustik. Dengan harapan bahwa dengan adanya lomba ini dapat meningkatkan rutinitas kegiatan positif generasi muda di daerah Sleman sehingga ada kecenderungan untuk generasi muda untuk tidak melakukan hal-hal negatif (seperti pergaulan bebas, narkoba, dan lain sebagainya).

Adapun maksud diadakannya acara ini dalam rangka menghidupkan kembali musik akustik yang selama ini kurang berkembang karena adanya aliran atau genre musik lain yang di gandrungi.

Adapun tujuan diadakannya acara ini yaitu mempererat tali persaudaraan antara musisi-musisi akustik, menjadikan acara ini sebagai wadah untuk berkreasi para musisi, meningkatkan kegiatan siswa itu sendiri.

Kegiatan ini diikuti 26 group band akustik tingkat SMA, MA dan SMK se Kabupaten Sleman dan audisi dilaksanakan tanggal 31 Agustus 2019 kemudian diambil 10 besar yang masuk grand final. Selanjutnya grand final dilaksanakan di Atrium Ambarukmo Plaza tanggal 7 September 2019 sekaligus untuk memeriahkan acara Sleman Fair 2019. Dispora Sleman bekerja sama dengan EO. Mulia group melakasanakan kegiatan youth smart expresion disambut sangat antusias oleh para siswa dan pengunjung Sleman Fair.

Adapun para pemenang adalah , juara 1 Almonds dari SMA Al-AQzhar 9 Yogyakarta, juara 2 Alifera Band dari MAN 3 Sleman, juara 3 Out Of The Blue dari SMA N 1 Sleman, juara harapan 1 Kayu lapuk dari SMA N 1 Mlati, dan juara harapan 2 Northsle dari SMK N 1 Seyegan. Selanjutnya para juara mendapatkan piala, uang pembinaan dan piagam. Menurut Kepala Bidang Pembinaan Pemuda Rahman Subadi, SIP, M.Si mewakili Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Sleman pada akhir acara menyampaikan kegiatan ini merupakan ajang bagi para pemuda terutama pelajar untuk menyalurkan bakat seni terutama seni musik sehingga bisa mengurangi pengaruh yang negatif. Dalam acara grand final ditampilkan pula group band Yogyakarta The Book Story sebagai bintang tamu dan mengisi acara penutupanya.

Tinggalkan Komentar