Diklat Instruktur SKJ 2017

0
672

SLEMAN-Indeks Pembangunan Olahraga Indonesia (SDI) menyatakan bahwa kondisi kebudayaan berolahraga di Indonesia masih rendah. Rendahnya SDI dapat dilihat dari partisipasi masyarakat dalam berolahraga yang di tunjukan oleh persentase penduduk 10 tahun ke atas yang melakukan kegiatan olahraga pada tahun 2012 sebesar 24,99 persen (BPS, 2012).

Untuk meningkatkan Indeks Pembangunan Olahraga Indonesia tersebut, Pemerintah Kabupaten Sleman melalui Dinas Pemuda dan Olahraga kabupaten Sleman berkomitmen yang diwujudkan melalui Pelatihan Instruktur Senam Kebugaran Jasmani 2017.

Pelatihan Instruktur Senam Kebugaran Jasmani 2017 tahun 2018 diselenggarakan bekerja sama dengan MKKS Kabupaten Sleman. Diklat Instruktur SKJ diikuti oleh 60 orang peserta guru penjaskes SMP se-Kabupaten Sleman. Acara Diklat dibuka oleh Sekretaris Dinas Pemuda dan Olahraga Drs. Bambang Edy Baskara bertempat Aula Balai Desa Tridadi Sleman, Senin (6/8/2018).

Sekretaris Dinas Pemuda dan Olahraga Bambang Edy Baskara dalam sambutannya menyatakan bahwa melalui pelatihan instruktur SKJ dimaksudkan dapat meningkatkan derajat kesehatan dan kualitas kebugaran jasmani serta membentuk watak dan kepribadian masyarakat dan pada khususnya para peserta didik di sekolah. Para guru penjaskes yang mengikuti pelatihan ini diharapkan dapat mensosialisasikan Senam Kebugaran Jasmani di masyarakat maupun sekolah, beliau menambahkan

Kegiatan Pelatihan Instruktur SKJ 2017 Tahun 2018 akan berlangsung selama 4 hari dari tanggal 6 – 9 Agustus 2018 di Aula Balai Desa Tridadi Sleman.

 

Tinggalkan Komentar